MONEV FISIK DANA DESA TAHAP 3 TAHUN 2019

Hari Senin 23 Desember 2019 Desa Ledokdawan dikunjungi tim dari MUSPIKA Kecamatan Geyer, tujuan dari kunjungan adalah untuk memonitoring dan evaluasi bangunan fisik Dana Desa tahap 3.

Adapun bangunan yang di monitoring yaitu Jalan rabat beton Dusun Gundik RT 02/02 panjang 93 meter dan Jalan rabat beton Dusun Bayo RT 03/08 panjang 68 meter. Masing -masing jalan rabat beton tersebut menghabiskan dana sebesar 50 juta rupiah. Pada tahap 3 ini Desa Ledokdawan menganggarkan 3 bangunan jalan rabat beton dan 1 bangunan talud penahan tanah serta 6 titik RTLH. Harapan kedepan dana desa dapat mensejahterakan masyarakat luas dan mengentaskan masalah kemiskinan yang ada di negeri ini yang diawali dari desa.

(PTSL) PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP DESA LEDOKDAWAN

Pada bulan Desember tahun 2019 ini Desa Ledokdawan melakukan pendataan atas tanah-tanah yang berada di lingkup Desa yang masih letter C.

Data yang dikumpulkan adalah data dari warga baik yang datang langsung ke kantor Desa atau yang melalui Kepala Dusun setempat. Namun data yang masuk baru sekitar 40% dari keseluruhan bidang tanah yang belum bersertifikat yaitu 660 bidang. Bagi warga Desa Ledokdawan yang ingin mendaftarkan PTSL dapat menemui Kepala Dusun atau datang langsung ke kantor Desa Ledokdawan agar seluruh tanah yang berada di lingkup Desa Ledokdawan dapat bersertifikat semua. Batas akhir pendataan ini belum ditentukan namun Desa berharap agar sampai pertengahan bulan Desember 2019 ini data sudah masuk semua.

PEMILIHAN BPD DESA LEDOKDAWAN

Desa Ledokdawan mengadakan pemilihan anggota BPD pada tanggal 2 November 2019.

Pemilihan BPD perempuan

Pemilihan BPD ini untuk periode 2019 sampai tahun 2025 mendatang, calon anggota BPD terdiri dari perempuan dan laki-laki yang sudah dipilih oleh masyarakat di tingkat RT. Sementara ditingkat Desa akan diseleksi kembali untuk dijadikan perwakilan BPD di tingkat dusun dan proses selanjutnya membentuk Organisasi dengan menentukan Ketua dan anggotanya.

MUSRENBANGDES DESA LEDOKDAWAN TAHUN 2019

Musrenbangdes tahun 2019 Desa Ledokdawan dilaksanakan hari Selasa tanggal 24 September 2019 di balai desa Ledokdawan dengan dihadiri Kasi PMD Kecamatan Geyer, Babinkamtibmas Polsek Geyer, Babinsa Koramil Geyer, BPD beserta anggota serta ketua RT dan RW Juga para kader di desa Ledokdawan.

Dalam Musrenbangdes ini untuk penyusunan RKP Desa 2020 dan DU RKP Desa tahun 2021 meliputi Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Desa, Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, Bidang Pembinaan Masyarakat, Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Bidang Belanja Tak Terduga dan disetiap bidang ada sub sub terkait kegiatan yang akan dilakukan di tahun 2020 nanti.

KESENIAN BARONGAN DI DESA LEDOKDAWAN

Di Desa Ledokdawan kesenian barongan sangat digemari masyarakat mulai dari orang dewasa sampai anak – anak.

Kesenian ini biasanya di adakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan hadirnya kesenian barongan ini di Desa Ledokdawan tentu menjadi hiburan tersendiri bagi para warga. Launcing barongan ini di arak warga mulai dari Dusun Muneng menuju Kantor Balai Desa Ledokdawan dilanjutkan menuju Dusun Lebak dan Blumbang kemudian kembali menuju Dusun Muneng. Barongan Ledokdawan ini rencananya akan turut memeriahkan di Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun mendatang.

JALAN RABAT BETON DESA LEDOKDAWAN KINI BISA DINIKMATI WARGA

Betonisasi yang di anggarkan dari Dana Desa tahap 2 Desa Ledokdawan disambut gembira oleh warga,

Jalan rabat beton Dusun Batur RT 5

Pembangunan rabat beton dengan panjang 225 meter total anggaran Rp 100.000.000,- dengan biaya rabat beton sebesar Rp 95.000.000,- dan BOP Rp 5.000.000,- terletak di Dusun Batur RT 5. Jalan yang sebelumnya merupakan jalan berbatu dimana saat musim hujan tiba jalan ini sangat licin kini sudah menjadi jalan cor yang saat musim hujan pun dapat dengan mudah dilewati warga terutama warga Dusun Batur RT 5, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer.

LANTAINISASI BETON JEMBATAN LEDOKDAWAN

Lantainisasi beton jembatan yang menghubungkan RT 1 dan RT 4 Dusun Muneng, Desa Ledokdawan kini telah selesai.

Jembatan yang telah di lantainisasi beton

Lantainisasi jembatan ini menghabiskan dana Rp 100.000.000,- dari Dana Desa Tahap 2 dengan biaya betonisasi Rp 95.000.000,- dan BOP Rp 5.000.000,-. Jembatan yang dibangun melalui dana PNPM Mandiri Perdesaan pada tahun 2011 ini sebelumnya berlantaikan kayu yang sudah tidak dapat di lewati kendaraan roda 4. Pemanfaat utama jembatan ini adalah warga Dusun Muneng RT 4 dan RT 7 dimana dusun tersebut tidak memiliki akses jalan yang memadahi. Tentunya dengan adanya lantainisasi beton ini semakin mempermudah warga dalam menggunakan akses jalan.